SD KATOLIK SANG TIMUR SUMENEP

SD KATOLIK SANG TIMUR SUMENEP

KASIH, PEDULI, CERDAS, TRANSFORMATIF
Jl. Slamet Riyadi No. 31 Pabian, Sumenep Madura
BERITA

Eunike Siswi SDK Sang Timur Sumenep Menjadi Penampil di Ajang Pagelaran Dongeng Madura 2025

07/Nov/2025
Eunike Siswi SDK Sang Timur Sumenep Menjadi Penampil di Ajang Pagelaran Dongeng Madura 2025Eunike Siswi SDK Sang Timur Sumenep Menjadi Penampil di Ajang Pagelaran Dongeng Madura 2025

Sumenep, [ 2 Oktober 2025 ] – Semangat pelestarian budaya dan karakter anak kembali menggema di Taman Bunga Sumenep melalui gelaran akbar Pagelaran Dongeng Madura 2025 yang merupakan bagian dari Festival Dongeng Madura Vol. 2. Acara yang digagas oleh Rumah Cerita Okara ini berhasil menarik ratusan peserta cilik, salah satunya adalah Eunike, siswi berprestasi dari SDK Sang Timur Sumenep.

Pagelaran Dongeng Madura 2025 yang dilaksanakan pada Sabtu, 1 November 2025, pukul 06.00 WIB ini menjadi panggung bagi bakat-bakat muda untuk menghidupkan kembali tradisi bertutur dan menanamkan nilai-nilai kebaikan melalui cerita. SDK Sang Timur Sumenep, yang logo sekolahnya terpampang jelas sebagai salah satu pendukung acara, bangga mengirimkan perwakilan terbaiknya.

Penampilan Eunike di panggung megah tersebut menjadi bukti nyata bahwa sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan seni. Keberaniannya untuk tampil di hadapan publik menunjukkan dedikasi sekolah dalam mencetak generasi yang percaya diri dan mencintai budaya lokal.

Motivasi Penuh Makna dari Pembina Sang Timur

Keberhasilan Eunike dan siswa lainnya tidak lepas dari peran guru pembimbing dan pendukung di sekolah. Salah satu figur sentral adalah Kak Iyan, yang merupakan Pembina dan guru di SDK Sang Timur Sumenep. Kak Iyan menyampaikan pesan motivasi yang mendalam tentang pentingnya dongeng bagi perkembangan anak.

“Kami melihat dongeng bukan sekadar cerita sebelum tidur. Dongeng adalah jembatan emas untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan empati. Ketika Eunike dan teman-teman tampil, mereka tidak hanya menunjukkan bakat, tetapi juga menyebarkan energi positif dan pembelajaran karakter yang otentik,” ujar Kak Iyan dengan penuh semangat.
Kak Iyan juga menambahkan bahwa setiap anak adalah pahlawan dalam ceritanya masing-masing.

"Pesan saya untuk Eunike dan seluruh peserta adalah: jangan pernah takut untuk bercerita. Setiap cerita yang kita bawakan adalah warisan yang tak ternilai harganya. Teruslah berkarya, teruslah bermimpi, dan jadikan setiap panggung sebagai pelajaran. Kalian adalah penutur masa depan Madura!"
Pagelaran Dongeng Madura 2025 sukses menjadi ajang kolaborasi apik antara Rumah Cerita Okara, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan berbagai lembaga pendidikan seperti SDK Sang Timur Sumenep, SLB Cinta Ananda, dan Binar Junior High School. Semangat 'Cerita dari Tanah Garam' ini diharapkan terus berlanjut, memastikan kekayaan budaya bertutur Madura terus diwariskan dari generasi ke generasi.

red//kak.iyan
 kembali